kumpulan Ajian sirep tanpa puasa langsung manjur
Berikut ini kumpulan ilmu sakti mengenai Ajian Sirep
Walaupun ilmu ini gratis, tapi anda akan mendapatkan amalan dan ilmu
full tanpa ada yang disembunyikan sedikitpun. Kami menyampaikan ilmu
dengan bahasa yang mudah dimengerti sehingga anda bisa belajar sendiri dengan mudah. Terus pantau artikel kami untuk mendapatkan ilmu dan amalan sakti gratis peninggalan leluhur.
Ilmu Penakhluk Jin AJI SIREP WIMANASARA
Konon, siapa saja orang yang bisa menguasai ilmu ini dengan sempurna
maka dia akan ditakuti bangsa jin maupun setan. Karena saking ampuhnya ilmu ini, apa bila di rapal jangankan manusia, setan dan jin pun akan lumpuh dan hilang kekuatannya..
ILMU SIREP merupakan salah satu bagian dari ilmu gaib yang tujuannya
untuk menidurkan orang. Dan yang sering terjadi saat ini, kedahsyatan
ilmu sirep banyak disalahgunakan untuk kepentingan kejahatan.
Dalam khasanah ilmu gaib, sirep mempunyai tingkatan-tingkatan
kekuatan yaitu kekuatan jarak sirepnya. Seperti :
Pertama, Sirep Nagapasa yang konon dipercaya memiliki kekuatan
yang dahsyat. Dengan sirep nagapasa ini, cukup dengan jarak jauh,
sasaran yang akan disirep akan langsung terpengaruh.
Kedua, Sirep Megadana yang kekuatannya cukup lumayan dahsyat juga.
Cukup dengan jarak 1 km orang yang dijadikan sasaran akan langsung tertidur.
Ketiga, Sirep Simawung yang merupakan sirep yang cukup ampuh dan biasanya dilakukan dari jarak dekat.
Keempat atau yang terakhir, Sirep Wimanasara yang kekuatannya bahkan dapat menaklukkan bangsa jin dan siluman.
Memang sangat disayangkan keberadaan ilmu sirep
akhir-akhir ini, sering dijadikan atau dimanfaatkan untuk melakukan
kejahatan. Misalkan saja, ilmu sirep digunakan oleh maling untuk
melancarkan aksinya dengan menyirep tuan rumahnya terlebih dahulu.
Warisan Aji Saka
Dalam cerita Babat Tanah Jawa, dikisahkan pada saat sebelum
Aji Saka datang ke tanah jawa, waktu itu tanah jawa masih sangat angker.
Jin dan setan jahat yang menjadi penghuni pulau jawa maupun binatang buas masih berkeliaran. Sehingga ada pepatah yang mengatakan, “Jalmo moro jalmo mati, Sato moro sato mati” yang artinya, ‘manusia datang, manusia mati, hewan datang, hewan pun mati’. Ini menggambarkan betapa hebatnya kekuasaan makhluk halus kala itu.
Karena keangkerannya nyaris tidak ada yang mau menjadi
penghuni pulau jawa. Sampai kemudian datanglah Aji Saka yang terkenal dengan ilmu kesaktiannya. Dan dengan ilmu kesaktiannya pula dia berusaha memindahkan bangsa jin jahat tersebut ke Laut Selatan. Dalam mengevakuasi bangsa jin jahat ini, seringkali dia mendapatkan perlawanan yang sengit dari jin-jin penghuni Pulau Jawa karena mereka jelas tidak ingin dipindahkan. Untuk menaklukkan bangsa jin itu, dikisahkan Aji Saka mengeluarkan salah satu ilmu kedigdayaan andalannya yaitu “Aji Sirep Wimanasara”
Babat Tanah Jawa menceritakan, dengan ilmu ini
akhirnya Aji Saka dengan mudah memindahkan bangsa jin jahat tersebut dari dataran Jawa ke Laut Selatan. Menurut riwayat, selain Aji Saka, orang yang ikut berjasa dalam pemindahan jin jahat dari daratan Jawa ke Laut Selatan ialah seorang ulama dari Persia yang bernama Syech Subakir. Setelah selesai memindahkan jin-jin jahat ke Laut Selatan, Syech Subakir segera kembali ke Persia.
Atas jasa Aji Saka yang dibantu oleh Syech Subakir, pulau
jawa yang semula tidak dapat dihuni manusia, hingga sekarang bisa kita
tempati dengan aman. Kalau sekarang masih ada sebagian dari pulau jawa angker, itu hanya sebagian pengikut jin-jin jahat yang telah banyak dipindahkan ke Laut Sealtan.
Adapun rapalan Aji Sirep Wimanasara tersebut adalah :
Hong amatek aji sirepku Wimanasara
kang ana begananda kemelum nylimuti ing mega malang but peteng dedet alimengan Pet pepet kemput bawur wora-wari aliwawar tekane wimanasara Kang katempung Jin,Setan,Peri perayangan, Gandarwo, Jalmo manungsa Tak wurung ambruk lemes wuta tan bisa krekat Blet sek turu kepat Bebayune rinacut lemes tan obah Saking kersaning Allah
Adapun yang menjadi persyaratan untuk menguasai ilmu ini ialah :
1. Puasa mutih 21 hari
2. Patigeni 3 hari 3 malam yang dimulai dari hari Rabu Pon
Sedang yang menjadi pantangannya adalah :
Semua yang dilarang Allah
Tidak boleh pamer ilmu
Demikianlah sekelumit Aji Sirep Wimanasara, jika ada yang serius ingin menguasainya hendaklah berkonsultasi ke orang yang ahli sangat mengetahui Ajian ini. Saya hanya ingin sekedar memberikan informasi kepada pembaca artikel ini. Jika ada kekurangannya, saya mohon dimaafkan.
AJIAN SIREP MACAN PUTIH, MENIDURKAN LAWAN
Dalam jajaran ilmu kanuragan di kenal berbagai macam nama ilmu ajian
yang berfungsi untuk melemahkan daya kesadaran lawan. Dalam hal ini
lawan yang terimbas ajian tersebut akan mengalami hilangnya kesadaran
dan kewaspadaannya dalam beberapa saat, bahkan mampu membuat tidak sadar
lawan-lawannya hingga beberapa hari sekalipun.
Hal itu sangat tergantung pada kemampuan si-pemilik ajian. Semakin
tinggisempurna ilmu yang dimilikinya maka semakin besar dayapengaruh
yang ditimbulkannya. Justru ini-lah ilmu kanuragan yang sangat
membahayakan dan harus ditakuti. Sebab…., apabila si-pemilik ajian yang
telah dalam tataran sempurna tingkat tinggi tidak dilandasi dengan jiwa
kesatria dan bijaksana, maka ilmu ajian yang tergolong aliran dari ilmu
Sirep ini sangat membahayakan bagi umat manusia.
Bukankah semacam jenis Hipnotisme, Magnetisme, dan Ilmu Gendam yang
mampu membuat obyeksasaran menjadi tidak sadarkan diri ataupun
kehilangan kesadaran, apabila ilmu tersebut disalah gunakan oleh oknum
yang tidak bertanggung jawab untuk memangsa korbannya (dalam banyak
kasus yang terjadi).
Tapi itu semua di luar konteks bahasan dari penulis yang lebih
menekankan pada sudut pandang diskriptif dan bagaimana cara metode untuk mempelajari sebuah ilmu secara praktis, aplikatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas …. (titik).
Seperti halnya Ajian Sirep Megananda dan Ajian Sirep Wimonosoro
yang memiliki banyak tingkatan. Maka dikenal pula ilmu ajian yang
bertujuan serupa yakni Ajian Sirep Macan Putih, yang dapat dipelajari
dengan lelaku sebagai berikut :
1. Sediakan waktu untuk lelaku puasa mutih selama 3 hari di awali pada
hari Selasa dan di akhiri pada hari Kamis.
2. Lebih afdhol bila bertepatan dengan hari “Anggara Kasih” yakni
di awali hari Selasa Kliwon.
3. Lelaku puasa mutih disini berarti berpantang untuk berbuka dan makan
sahur dengan makanan yang berunsur hewani. Nasi putih dan air putih
saja merupakan prasyarat utama yang paling baik.
4. Awali sebelum lelaku puasa tersebut dengan kewajiban sesuci dahir
dan bathin terlebih dahulu dengan mandi keramas pada malam hari
tepat pada pukul 12 malam…
5. Dilanjutkan dengan mengerjakan dua rokaat sholat sunnah hajat…
6. Kemudian mengamalkan do’a ajian sebanyak 111x ulangan dan di tutup
dengan do’a permohonan kepada Allah SWT agar hajat lelaku anda
di-ridloi-Nya…
7. Selebihnya anda mulai melaksanakan kewajiban lelaku puasa hingga 3
hari waktunya…
8. Untuk mempertajam amalan do’a anda sebaiknya setiap selesai
melaksanakan ibadah sholat fardlu untuk membaca do’a ajian sebanyak
11x ulangan.
9. Khusus pada hitungan bacaan yang terakhir hendaknya dibaca dengan
menahan sistem pernafasan anda…
10. Akhiri dengan menghembuskan nafas pada kedua telapak tangan anda….,
kemudian sapukan hingga merata kesekujur tubuh…
11. Khusus pada lelaku puasa di hari ke-tiga (Kamis malam Jum’at),
anda diwajibkan untuk tidak tidur semalaman hingga terbit fajar di
hari berikutnya…
12. Pada saat ajian digunakan cukup dibaca 1x saja sambil menahan
nafas…., dan diakhiri dengan menghembus-hembuskan nafas melalui
mulut kepada obyeksasaran yang akan di-Sirep…
13. Peringatan !! Gunakan ilmu Ajian ini pada tempatnya secara
bijaksana. Ingat hukum karma selalu berlaku pada setiap amal
perbuatan manusia…
DO’A AJIAN SIREP MACAN PUTIH :
“Bismillahir rahmanir rahiim…
Sun matek aji sirep Macan Putih…
Naga Wisa ing Rupaku…
Heh…!! Aku si-Macan Putih…
Ingkang tak sirep atine…… (sebut nama obyeksasaran)
Rep sirep soko kersaning Allah…
Laaillahaillalah Muhammadar Rasulullah….”
Demikian sedikit kemampuan yang dapat penulis persembahkan, semoga tulisan ini memiliki manfaat bagi mereka yang gemar mengasah jatidiri…
Wasallaam.
MENGETAHUI ILMU PENCURI AJIAN SIREP BEGANANDA
Ini ilmu para maling atau pencuri saat akan melakukan aksi masuk
rumah korban pada malam hari tanpa diketahui karena seluruh penghuni
rumah tidak akan mampu bangun karena terlelap tidur. Ya, para pencuri memiliki ajian ampuh yang bernama AJI SIREP BEGANANDA.
Untuk memiliki ajian hebat ini, mereka harus puasa mutih 21 hari atau 40 hari dan meneruskan dengan puasa pati geni 3 hari atau 7 hari, yang dimulai dengan hari Rabu Pon.
Mantra Aji Begananda sebagai berikut:
Hong ingsun amatak ajiku sirep begananda kang ana indrajit, kumelun nglimuti ing mega malang, bul peteng dhedet alimengan upas racun daribesi, pet pepet kemput bawur wora wari aliweran tekane wimasara, kang katempuh jim setan peri prayangan, gandarwa, jalma manungsa tan wurung ambruk lemes wuta tan bisa krekat, blek sek turu kepati saking kersane Allah.
Saat membaca aji, pencuri berdiri di depan rumah yang akan disirep,
setelah membaca mantra, dia menunggu sesaat sambil mengundang turunnya
khodam sirep tersebut.
Untuk mengundang khodam, baca:
hong mret mret nuli tumungkul ing pratiwi
sambil menjejakkan kaki ke tanah tiga kali tanpa bernafas.
Ingin mempraktekkan ajian ini? Sabar dulu… sebab jangan-jangan sang penghuni rumah sudah memiliki ajian penawar ajian sirep begananda yang bernama Aji Dipa.
AJI SIREP MUSTIKA ANGIN
Aji Sirep Mustika Angin ini memiliki kegunaan yang sama dengan aji Sirep Sunda yaitu untuk menyirep atau menidurkan orang, sehingga
orang yang menjadi sasarannya ajian ini tertidur pulas laksana orang yang mati. Bahkan bukan itu saja, bangsa jin dan sejenisnya bisa tertidur pulas
bila terkena ajian sirep ini, memang sungguh hebat ajian sirep yang satu ini.
Agar pembaca tidak penasaran, berikut ini kami
cantumkan manteranya aji Sirep Mustika Angin,
berikut lakunya:
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Yahu niat ingsun matek ajiku
Aji sirep mustika angin
Aji patunggangane para wali sanga
Sing sapa ketiban
Jin setan peri prayangan pada mati
Aja maneh pecaking janma manungsa
Ora mati amblek sek turune koyo mati
Ora pisan pisan tangi yen durung aku nangekake
Lakunya:
- Di puasai puasa Mutih selama 6 hari 6 malam
ditambah puasa ngelowong selama 3 hari 3
malam, puasanya dimulai pada hari kelahiran
Anda. Kalau Anda tidak tahu hari lahirnya Anda
hari apa, puasanya dimulai pada hari Rabu. Dan
sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada
hari pertama puasa.
- Selama puasa pada tengah malam Anda shalat
Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah
dan membaca manteranya sebanyak-banyaknya.
- Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu
manteranya dibaca sebanyak 7 x. Dan setelah
selesai puasanya setelah selesai shalat lima waktu
manteranya dibaca sebanyak 3 x saja secara istiqomah
*******************
Tidak ada komentar:
Posting Komentar